CIANJUR (Aswajanews) – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan bersama jajaran Polres Cianjur akan melaksanakan aksi kolaboratif dalam rangka pemulihan ekosistem dan pelestarian kawasan konservasi di Gunung Gede Pangrango. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 10 Mei 2026.
Aksi ini melibatkan berbagai unsur dengan pembagian kelompok pendakian yang terkoordinasi. Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen nyata Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Sejumlah kegiatan akan dilakukan dalam aksi kolaboratif ini, di antaranya pembersihan sampah di sepanjang jalur pendakian, penanaman bunga edelweiss sebagai upaya pemulihan ekosistem, serta penaburan benih saninten guna memperkuat tajuk hutan yang mulai berkurang sekaligus menyediakan sumber pakan alami bagi satwa.
Selain itu, akan dilakukan pelepasliaran satwa berupa elang jawa sebagai predator puncak serta landak guna mendukung keseimbangan ekosistem di kawasan tersebut.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pendaki, kegiatan ini juga mencakup pembangunan berbagai fasilitas, seperti pondok teduh di Tanah Merah, shelter di Pos 1, peresmian toilet di Shelter Buntut Lutung, serta pembangunan toilet kering di Alun-alun Surken Barat. Tak hanya itu, sebanyak 16 unit penunjuk arah juga akan dipasang guna mempermudah navigasi pendaki.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi fisik peserta, jenis kegiatan, serta aspek keselamatan dan efektivitas. Seluruh peserta akan bergerak sesuai jalur yang telah ditentukan dengan dukungan pengamanan dan penyediaan water station di titik-titik strategis hingga mencapai Camping Ground Bobojong sebagai lokasi utama penanaman edelweiss.
Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan peresmian Pos Teduh Tanah Merah serta Shelter Information Center di Pos 1 sebagai bagian dari peningkatan sarana prasarana pendakian. Sementara itu, di Pos 3 Buntut Lutung akan dilaksanakan pelepasliaran satwa, penebaran bibit saninten, serta peresmian fasilitas toilet.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemulihan lingkungan, tetapi juga mencakup aspek sosial melalui pemberian santunan kepada masyarakat sekitar kawasan.
“Melalui aksi kolaboratif ini, diharapkan tercipta pengelolaan kawasan konservasi yang lebih optimal sekaligus meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian alam,” ujarnya, Jumat (24/4/2026). (Bambang K)