Beranda Nusantara DPD GP NasDem Targetkan 15.000 Mangrove, Siapkan Pantai Tiris Jadi Ikon Ekowisata...

DPD GP NasDem Targetkan 15.000 Mangrove, Siapkan Pantai Tiris Jadi Ikon Ekowisata Baru Indramayu

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Bertepatan dengan peringatan Hari Mangrove Sedunia, Minggu (26/7/2026), DPD Gerakan Pemuda (GP) NasDem Kabupaten Indramayu menggelar aksi penanaman mangrove di kawasan Pantai Tiris, Desa Pabean Ilir, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Kelompok Tani Rapi Jaya Putra sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian ekosistem pesisir sekaligus upaya mengurangi dampak abrasi yang selama ini mengancam wilayah pantai di Indramayu.

Ketua DPD GP NasDem Kabupaten Indramayu, Arwah Dinata, mengatakan penanaman mangrove akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai target 15.000 bibit.

“Momentum Hari Mangrove Sedunia ini menjadi wujud kepedulian kami terhadap lingkungan pesisir Indramayu. Penanaman mangrove akan terus kami lakukan sebagai langkah nyata menjaga ekosistem dan mencegah abrasi,” ujar Arwah Dinata.

893C1788 EC8A 4442 A90E 068F5F3BB793

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara DPD GP NasDem Kabupaten Indramayu dengan Ketua Kelompok Tani Rapi Jaya Putra, Junaedi. Kerja sama tersebut memiliki jangka waktu 30 tahun sebagai dasar pengelolaan kawasan mangrove secara berkelanjutan.

Menurut Arwah, kerja sama jangka panjang itu tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove, tetapi juga diarahkan untuk mengembangkan kawasan Pantai Tiris menjadi ikon destinasi ekowisata (mercusuar) baru di Kabupaten Indramayu. Pengembangan kawasan tersebut diharapkan mampu menarik minat investor sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Ia menambahkan, meskipun peringatan Hari Mangrove Sedunia di Indramayu dilaksanakan di beberapa lokasi, GP NasDem tetap berkomitmen menghadirkan aksi nyata dalam menjaga kawasan pesisir.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan melestarikan ekosistem pesisir agar abrasi laut tidak terus mengancam wilayah pantai di Indramayu,” pungkasnya. (Sn)