INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Pemerintah Desa Rancasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, menggelar lelang garapan tanah kas desa untuk masa tanam rendengan dan sadon tahun 2026–2027. Kegiatan berlangsung terbuka di Aula Balai Desa Rancasari, Jumat (14/8/2026), dan berjalan aman serta tertib.
Lelang tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan Bangodua Eko Febiyanto, S.IP., Kasi Tata Pemerintahan Anton Sinugroho, ST., Kasi Trantibum Caskiyah, S.IP., Kapolsek Tukdana AKP Junata Tisnasenjaya, S.H., Danramil Bangodua Lettu Inf. H. Rokib, BPD Desa Rancasari, Kepala Desa beserta perangkat desa, serta warga yang mengikuti proses lelang.
Kepala Desa Rancasari Wamin mengatakan, lelang tanah kas desa merupakan salah satu upaya pemerintah desa dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui pemanfaatan aset desa.
“Hasil lelang ini akan dibelanjakan sesuai dengan kegiatan yang telah direncanakan dalam APBDes Rancasari tahun anggaran 2026,” ujar Wamin.
Sementara itu, Sekmat Bangodua Eko Febiyanto, S.IP., yang mewakili Camat Bangodua, menyampaikan bahwa pelaksanaan lelang berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ketua Panitia Lelang Tanah Kas Desa, Tarudin, S.Pd., turut mengapresiasi para petani penggarap yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para petani penggarap yang telah berpartisipasi. Semoga hasil pertanian semakin meningkat dan para petani dapat memperoleh hasil panen yang baik. Kami juga mengimbau agar kondisi lahan pertanian tetap dijaga karena merupakan aset desa,” katanya.
Dalam proses lelang, terdapat dua peserta yang mengajukan penawaran. H. Tono memberikan penawaran sebesar Rp750 juta, sedangkan Satim mengajukan penawaran tertinggi sebesar Rp800 juta.
Dengan penawaran tersebut, Satim ditetapkan sebagai pemenang lelang garapan tanah kas Desa Rancasari untuk masa tanam rendengan dan sadon tahun 2026–2027.
Kepala Desa Rancasari berharap pemenang lelang dapat mengelola lahan dengan baik sehingga memperoleh hasil panen yang maksimal.
“Semoga warga atau petani yang berhasil memenangkan lelang ini mendapatkan hasil yang meningkat, berhasil dan sukses dalam panennya nanti,” pungkasnya.
(Prapto/Herman Tongol)