Beranda Nusantara PISEW 2026 Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Empat Desa di Bangodua

PISEW 2026 Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Empat Desa di Bangodua

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Pemerintah terus berupaya meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun Anggaran 2026.

Pertemuan Kecamatan I Program PISEW Kecamatan Bangodua digelar di Aula Kantor Desa Malangsari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Bangodua Iim Nurahim, S.Sos., Kasi Trantibum Caskiyah, S.IP., Kepala Desa Malangsari Casminto, Kepala Desa Rancasari Wamin, Kepala Desa Bangodua Agus Syafrudin, Kepala Desa Karanggetas H. Nurwedi, AMK., serta kelompok masyarakat dari empat desa.

Turut hadir perwakilan Tim Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Jawa Barat.

Kepala Desa Malangsari, Casminto, mengatakan Program PISEW merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan wilayah pedesaan yang memiliki potensi ekonomi tinggi.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur melalui kerja sama antardesa diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Pembangunan ini tidak hanya memperbaiki akses jalan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan ekonomi antarwarga,” ujarnya.

18CEAF27 730E 48B3 9FAD 011D40809950

Sementara itu, Kepala Desa Karanggetas, H. Nurwedi, AMK., berharap Program PISEW dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena masih banyak jalan dan infrastruktur desa yang membutuhkan perbaikan.

“Kami berharap kegiatan ini bukan yang terakhir. Masih banyak jalan dan infrastruktur desa yang perlu diperbaiki untuk memperlancar roda perekonomian masyarakat. Dengan dukungan Program PISEW, kami optimistis pembangunan desa dapat semakin merata,” katanya.

Camat Bangodua, Iim Nurahim, S.Sos., mengatakan Pertemuan Kecamatan I merupakan tahapan penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur yang direncanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan ini sebenarnya dilaksanakan di tingkat kecamatan. Namun, kami ingin mendekatkan prosesnya langsung kepada masyarakat agar aspirasi dan kebutuhan desa dapat tersampaikan dengan baik,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Ia menjelaskan, terdapat empat desa di Kecamatan Bangodua yang menjadi sasaran Program PISEW 2026, yakni Desa Malangsari, Rancasari, Karanggetas, dan Bangodua.

Iim berharap pembangunan melalui Program PISEW mampu membuka akses antarwilayah serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di empat desa tersebut.

“Infrastruktur yang dibangun harus benar-benar memberikan dampak bagi keempat desa karena tujuan utama PISEW adalah meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Melalui pelaksanaan Program PISEW, sinergi antardesa dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat. Pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya meningkatkan konektivitas wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

(Prapto/Herman Tongol)