GARUT (Aswajanews) – Satuan Samapta Polres Garut bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda Perumahan Griya Sahla, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Senin (20/04/2026).
Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan aliran air meluap. Dampaknya, permukiman warga tergenang dan akses jalan di sekitar lokasi sempat terputus.
Penanganan di lapangan dipimpin langsung oleh AKP Ardiyanto, S.H., M.P. Personel Sat Samapta Polres Garut segera diterjunkan untuk melakukan evakuasi warga, pembersihan material banjir, serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Sejumlah personel turut terlibat dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ipda Dede M. Buldan, Bripka Irvan Maulana, bersama anggota Sat Samapta lainnya.
Selain evakuasi, petugas juga melakukan pembersihan lumpur dan puing-puing yang menghambat aktivitas masyarakat. Upaya ini dilakukan guna mempercepat pemulihan kondisi lingkungan agar warga dapat kembali beraktivitas normal.
AKP Ardiyanto menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat terjadi bencana.
“Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, karena di beberapa titik masih dilakukan proses pembersihan,” ujarnya.
Hingga saat ini, genangan air masih terlihat di sejumlah lokasi. Proses pembersihan material banjir dan longsoran terus dilakukan dengan bantuan alat berat.
Polres Garut menegaskan akan terus melakukan monitoring serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah terdampak. (Red)