BREBES (Aswajanews) – Tim Pesantren Ramadhan Center (PRC) menggelar kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H di SMAN 1 Bulakamba, Kabupaten Brebes. Kegiatan ini berlangsung selama tujuh hari, mulai Senin, 2 Maret 2026.
Di hadapan seluruh peserta, Ketua Tim PRC, Akhmad Sururi, mengajak para siswa untuk bersyukur karena diberi kesempatan mendalami ilmu agama di bulan suci Ramadhan. Menurutnya, salah satu tanda kebaikan seseorang adalah ketika Allah menghendakinya untuk belajar ilmu agama.
“Hari ini kalian harus bahagia, tidak boleh bersedih. Wajah yang ceria dan murah senyum menjadi tanda kebahagiaan. Kita bahagia karena ditakdirkan Allah untuk memahami dan mendalami ilmu agama di Pesantren Ramadhan. Sesungguhnya kita sedang berada di taman surga,” ujar Sururi.

Ia mengutip sabda Muhammad SAW yang menyatakan bahwa siapa pun yang bertemu dengan taman surga hendaknya berhenti. Yang dimaksud taman surga, jelasnya, adalah majelis ilmu dan majelis zikir. Aula KH Soleh Darat tempat kegiatan berlangsung disebutnya sebagai bagian dari majelis ilmu karena para siswa akan belajar bersama tentang ajaran Islam.
Sururi yang juga Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah mengungkapkan rasa bangganya dapat bertemu dengan generasi muda SMAN 1 Bulakamba Brebes. Ia berharap pertemuan selama beberapa hari ke depan membawa manfaat dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan religius bersama Tim PRC Kabupaten Brebes. Momentum ini juga diisi dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an serta pendalaman materi keislaman.
Dalam penyampaiannya, Sururi menyinggung keterkaitan antara Al-Qur’an dan sains. Ia menyebut bahwa ilmuwan besar seperti Albert Einstein turut mengkaji fenomena alam yang selaras dengan nilai-nilai ilmiah dalam Al-Qur’an. Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa ajaran agama memiliki dimensi keilmuan yang berkontribusi pada peradaban dunia.
“Mendalami ilmu agama adalah bagian dari pembelajaran yang bermakna (meaningful learning) dan memiliki fungsi nyata dalam kehidupan. Pesantren Ramadhan hadir untuk belajar agama dengan berbagai pendekatan agar mudah dipahami dan diamalkan,” imbuhnya yang juga menjabat Sekretaris PD DMI Kabupaten Brebes.
Kegiatan Pesantren Ramadhan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Indra Lesmana, mewakili Kepala Sekolah. Turut hadir dalam pembukaan, KH Mu’min Syafiq selaku Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Brebes, beserta para penyuluh agama dari Kecamatan Wanasari, Brebes, dan Jatibarang.
Pesantren Ramadhan ini diselenggarakan oleh Tim Pesantren Ramadhan Center (PRC) dengan melibatkan unsur IPARI, PD DMI Kabupaten Brebes, FKDT Kabupaten Brebes, serta alumni dan santri lintas pesantren. Kolaborasi berbagai komunitas di Kabupaten Brebes ini menjadi wujud kepedulian bersama dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan di lingkungan pendidikan formal. (Red)