Beranda Sindikasi Rumah Kosong Saat Liburan, Orang Kepercayaan Justru Jadi Pencuri

Rumah Kosong Saat Liburan, Orang Kepercayaan Justru Jadi Pencuri

CIMAHI (Aswajanews) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cimahi berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar sebuah rumah mewah di Kompleks Taman Mutiara, Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua pemuda berinisial J dan IA yang diduga sebagai pelaku utama.

Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra menjelaskan, kasus ini terungkap berkat laporan cepat korban berinisial RY. Aksi pencurian terjadi pada Selasa (23/12/2025) saat rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya berlibur akhir tahun.

Hasil penyelidikan mengungkap modus operandi yang mengejutkan. Para pelaku tidak merusak pintu atau jendela, melainkan masuk ke dalam rumah menggunakan kunci asli yang sebelumnya dititipkan korban kepada mereka.

“Pelaku merupakan orang yang dipercaya korban untuk memegang kunci rumah. Namun kepercayaan itu justru disalahgunakan untuk melakukan pencurian saat pemilik rumah tidak berada di tempat,” ujar Kapolres saat konferensi pers di Parongpong, Senin (29/12/2025).

Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp600 juta. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV, sebuah kompresor, serta beberapa peralatan rumah tangga lainnya.

Saat ini, Satreskrim Polres Cimahi masih melakukan pengembangan guna melacak keberadaan barang-barang berharga lain yang dilaporkan hilang.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 Jo Pasal 55 dan/atau 56 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana penjara.

Kapolres menegaskan, pengungkapan kasus ini merupakan komitmen Polri dalam menjaga rasa aman masyarakat, khususnya di tengah meningkatnya mobilitas warga saat musim libur panjang.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat meninggalkan rumah. Pastikan sistem keamanan berfungsi dengan baik dan hanya menitipkan kunci kepada pihak yang benar-benar dapat dipercaya,” pungkasnya. (Red)