Beranda Sindikasi Lima Kuwu di Bangodua Resmi Sertijab dan Lantik TP PKK, Camat Tekankan...

Lima Kuwu di Bangodua Resmi Sertijab dan Lantik TP PKK, Camat Tekankan Sinergi dan Inovasi

INDRAMAYU (Aswajanews) – Setelah resmi dilantik oleh Bupati Indramayu pada 12 Februari 2026 untuk masa jabatan 2026–2034, para Kepala Desa (Kuwu) se-Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) sekaligus pelantikan Tim Penggerak (TP) PKK di Aula Kecamatan Bangodua, Rabu (18/02/2026).

Di Kecamatan Bangodua, terdapat lima desa yang mengikuti Pemilihan Kuwu Serentak 2025, yakni Desa Beduyut, Desa Tegalgirang, Desa Malangsari, Desa Rancasari, dan Desa Mulyasari.

Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, para Kepala UPTD se-Kecamatan Bangodua, Kepala KUA Bangodua, para kuwu se-Kecamatan Bangodua, Ketua BPD se-Kecamatan Bangodua, Ketua Panitia Pemilihan Kuwu (Panpilwu) Tingkat Desa Tahun 2025, Ketua Bhayangkari Tukdana, Kepala UPTD Puskesmas Bangodua, Ketua Himpaudi Kecamatan Bangodua, Ketua IGTK Kecamatan Bangodua, Pengurus PKK Kecamatan Bangodua, Ketua TP PKK Kecamatan Bangodua, serta para tamu undangan lainnya.

0A4B2246 1D94 454F AD3B 40E7F7DB4F1D
Sertijab ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di lima desa tersebut. Di Desa Rancasari, Wamin menggantikan H. Mansur. Desa Mulyasari kini dipimpin Ayub menggantikan Kasnita. Di Desa Malangsari, Casminto menggantikan H. Nasikin. Sementara Desa Tegalgirang dipimpin Panji Kholifatullah menggantikan Hajiah, dan Desa Beduyut kini dijabat Daryana menggantikan Tabroni.

Dalam sambutannya, Camat Bangodua, Iim Nurahim, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian mereka kepada masyarakat. Ia juga mengucapkan selamat kepada lima kepala desa yang baru dilantik.

“Saya berharap kepala desa yang baru dapat melanjutkan program-program yang sudah berjalan dengan baik, sekaligus menghadirkan inovasi yang berpihak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Mari kita jaga komunikasi, kerja sama, dan semangat pelayanan agar pembangunan di desa dapat berjalan lancar dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum sertijab ini harus menjadi awal komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan kecamatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan digelarnya sertijab tersebut, masyarakat menaruh harapan besar agar kepemimpinan desa yang baru tidak sekadar seremonial, tetapi mampu menghadirkan perubahan nyata, menjaga kondusivitas wilayah, serta membawa desa menuju pembangunan yang lebih cepat, transparan, dan berpihak kepada rakyat.

(Prapto/Herman Tongol)