BANDUNG (Aswajanews.id) – Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Fathu, Sabtu (21/3/2026), berlangsung tertib dengan diikuti masyarakat yang hadir sejak pagi hari.
Bertindak sebagai khotib, KH Yusuf Ali Tantowi menyampaikan khutbah yang menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum peningkatan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari umat Islam.
Dalam khutbahnya, ia mengingatkan bahwa Idul Fitri bukan hanya penanda berakhirnya Ramadan, tetapi juga waktu untuk mengevaluasi sejauh mana ibadah yang dilakukan membawa perubahan pada diri seseorang.
Menurutnya, ukuran keberhasilan Ramadan tidak hanya dilihat dari intensitas ibadah, tetapi juga dari perubahan sikap, kedisiplinan dalam menjalankan kewajiban, serta kemampuan menjaga diri dari perbuatan yang dilarang.
Ia menjelaskan bahwa tujuan puasa adalah membentuk pribadi bertaqwa, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an, sehingga nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan diharapkan tetap terjaga setelahnya.
KH Yusuf Ali Tantowi juga menyampaikan bahwa ketakwaan tidak terbatas pada pelaksanaan ibadah ritual, tetapi mencakup perilaku sosial, kejujuran, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam penjelasannya, ia menguraikan beberapa ciri orang bertaqwa, antara lain menjaga shalat, memiliki kepedulian sosial, mampu mengendalikan emosi, serta berupaya memperbaiki diri ketika melakukan kesalahan.
Ia menambahkan bahwa konsistensi dalam menjaga nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting setelah Ramadan, agar ibadah yang telah dilakukan tidak berhenti sebagai rutinitas tahunan semata.
Selain itu, ia mengajak jamaah untuk mempertahankan kebiasaan baik seperti memperbanyak istighfar, menjaga silaturahmi, serta melanjutkan amalan sunnah sebagai bentuk kesinambungan ibadah.
Sementara itu, pelaksanaan sholat Id dipimpin oleh KH Ujang Hidayat sebagai imam yang memandu jalannya ibadah dengan tertib hingga selesai.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Dadang Supriatna beserta jajaran pemerintah daerah yang turut mengikuti rangkaian pelaksanaan Sholat Idul Fitri.
Usai pelaksanaan sholat, jamaah saling bersalaman sebagai bagian dari tradisi Idul Fitri yang mencerminkan semangat saling memaafkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Masjid Agung Al-Fathu menjadi salah satu agenda keagamaan tahunan yang diikuti masyarakat serta menjadi sarana penyampaian pesan keagamaan kepada publik.
(Reporter: Uus)