Beranda Sindikasi Ketua Tim PRC Brebes Hadiri Penutupan Pesantren Ramadan di SMK Pusponegoro

Ketua Tim PRC Brebes Hadiri Penutupan Pesantren Ramadan di SMK Pusponegoro

BREBES (Aswajanews) – Ketua Tim Pesantren Ramadan Center (PRC) Kabupaten Brebes menghadiri apel penutupan kegiatan Pesantren Ramadan 1447 Hijriah di SMK Pusponegoro Brebes, Sabtu (14/3/2026).

Apel penutupan tersebut menjadi sesi pamungkas dari rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan yang berlangsung selama tiga hari, sejak Kamis (12/3/2026).

Ketua PRC Kabupaten Brebes, Akhmad Sururi, menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah menerima dan bekerja sama dengan tim PRC dalam memberikan pembelajaran keagamaan kepada para siswa.

Menurutnya, momentum bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperdalam pengetahuan agama Islam bagi para pelajar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMK Pusponegoro Brebes yang telah berkenan menerima rombongan PRC untuk bersama berbagi ilmu pengetahuan agama Islam. Momentum Ramadan yang mulia ini dapat dimanfaatkan para siswa untuk belajar ilmu agama. Ini menjadi kebahagiaan bagi kita semua,” ujarnya.

F5D0C235 06ED 40B4 AF31 5A766E68FBE6

Dalam kesempatan tersebut, Sururi juga menyampaikan sejumlah pesan kepada para peserta Pesantren Ramadan. Meski kegiatan hanya berlangsung tiga hari, ia berharap pembelajaran yang diterima memiliki makna besar bagi kehidupan para siswa.

“Ada beberapa pesan yang perlu kami sampaikan kepada seluruh peserta. Meski tiga hari belajar di Pesantren Ramadan terasa singkat, semoga memiliki makna yang dahsyat dalam kehidupan kalian. Selama tiga hari ini kalian telah belajar tentang aqidah, syariat, dan akhlak sebagai bekal penting bagi setiap Muslim,” katanya.

Ia menjelaskan, mempelajari aqidah bertujuan agar manusia tidak tersesat dalam menjalani kehidupan. Sementara mempelajari syariat menjadi pedoman agar perilaku hidup selalu berdasarkan nilai kebenaran, serta mempelajari akhlak agar seseorang dapat diterima dengan baik di tengah masyarakat.

“Hal-hal tersebut telah kalian dapatkan dalam pembelajaran selama tiga hari di Pesantren Ramadan ini,” tambahnya.

Sururi juga berpesan agar para siswa terus melanjutkan pembelajaran agama setelah kegiatan Pesantren Ramadan selesai, baik kepada guru maupun ustaz di lingkungan masing-masing.

“Belajar ilmu agama tidak boleh berhenti. Ilmu agama merupakan kebutuhan hidup manusia. Setiap orang pada hakikatnya membutuhkan ilmu agama Islam,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala SMK Pusponegoro Brebes Zaenalpudin, selaku pembina apel, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim Pesantren Ramadan yang telah memberikan pemahaman keagamaan kepada para siswa.

Ia berharap materi yang telah disampaikan oleh para narasumber dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga para siswa dapat istiqamah, khususnya dalam menjalankan ibadah.

Turut hadir dalam apel penutupan tersebut KH Mu’min Syafiq, Wakil Ketua Tim PRC Kabupaten Brebes yang juga Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), yang memimpin doa pada acara tersebut. Hadir pula Sekretaris PRC Silmi Habibah yang akrab disapa Mba Silmi, serta sejumlah alumni lintas pesantren yang turut menyaksikan apel penutupan yang diakhiri dengan pembacaan Ikrar Santri Pesantren Ramadan.

(Red/Nas)