Beranda Sindikasi Ketua IPARI Kab Brebes Sampaikan Moderasi Beragama di Pesantren Ramadhan SMKN 1...

Ketua IPARI Kab Brebes Sampaikan Moderasi Beragama di Pesantren Ramadhan SMKN 1 Bulakamba

BREBES (Aswajanews) – Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Brebes, KH Mu’min Syafiq Lc menyampaikan tema Moderasi Beragama pada kegiatan Pesantren Ramadhan 1446 / 2026 di SMKN 1 Bulakamba, pada hari Kamis 5 Maret 2026. Tema tersebut sejalan dengan program pemerintah Republik dalam rangka mewujudkan Indonesia damai dan rukun dalam naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dihadapan para peserta Pesantren Ramadhan SMKN 1 Bulakamba Brebes,Ketua IPARI Kab Brebes menegaskan pentingnya pemahaman moderasi Beragama untuk komunitas pendidikan. Karena sesungguhnya lembaga pendidikan menjadi garda terdepan untuk mewujudkan generasi yang memahami agama secara moderat. Munculnya pemahaman ekstrim kanan dan kiri yang bersumber dari media sosial atau lainnya, karena mereka tidak memiliki bekal pemahaman keagamaan washatiyah.

22BFBF7F F315 4317 8017 F8C4C42426B5 scaled
“Indonesia terdiri dari 6 agama resmi , ratusa suku dengan beragam budaya dan bahasa. Keragaman ini harus kita hargai sebagai sumber kekayaan bangsa yang harus kita jaga. Meski ancaman konflik antara agama menurun akan tetapi kita harus menjaga dengan memahami Islam yang moderat. Hal ini sangat penting untuk komunitas pelajar, mengingat secara psikologis pelajaran dengan usia muda tentu serba ingin tahu. Kalau masuk kepada wilayah keagamaan maka tidak boleh terjebak kepada pemahaman yang ekstrim,” kata KH Mu’min.

Bagi generasi muda, alumni Al Azhar University Mesir menekankan pentingnya bekal pemahaman keagamaan yang moderat. Pemuda atau pelajar diharapkan menjadi agen perubahan untuk melakukan sosialisasi dan diskusi terkait dengan moderasi Beragama. Hal ini sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dibutuhkan sikap toleransi dan membangun kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ketua Bidang Dakwah,Seni dan Syiar Islam PD DMI Kab Brebes juga menyoroti tantangan Moderasi Beragama di Indonesia. Pengaruh medsos yang begitu dasyat dan kehidupan ekonomi dan politik menjadi tantangan tersendiri yang harus kita sikapi dengan bijak. Perbedaan tafsir teks keagamaan juga.menjadi pemicu terhadap pemahaman yang ekstrim atau radikal.

“Melalui pemahaman moderasi Beragama yang ditanamkan kepada generasi terpelajar maka akan menangkal radikalisme atas nama agama. Moderasi Beragama menjadi benteng utama untuk mengokohkan nilai nilai persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkas Wakil Ketua Tim Pesantren Ramadhan Center Kab Brebes.

Sebelum sesi materi Moderasi Beragama, kegiatan Pesantren Ramadhan di SMKN 1 Bulakamba dibuka secara resmi oleh Mas Rudiyanto selaku Kepala Sekolah. Tampak hadir dalam pembukaan , Ketua Tim Pesantren Ramadhan Center Kab Brebes, Akhmad Sururi beserta dengan beberapa Nara sumber dari alumni Pesantren. (Red)