KARAWANG (Aswajanews.id) – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia telah menyiapkan lebih dari 6000 posko mesjid ramah di sepanjang jalur mudik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Posko berbasis mesjid ini disiapkan untuk membantu kelancaran dan kenyamanan para pemudik yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman pada Lebaran 1446 Hijriyah.
Salah satu posko yang disiapkan berada di Mesjid An-Nur, yang terletak di jalur mudik arteri Karawang, Jawa Barat. Mesjid ini menjadi salah satu tempat peristirahatan bagi para pemudik yang melintas di daerah tersebut. Keberadaan mesjid-mesjid ramah di sepanjang jalur mudik diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik yang membutuhkan tempat istirahat.
Posko berbasis mesjid ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai. Di antaranya adalah toilet dan tempat wudhu yang bersih, serta tempat istirahat untuk para pemudik yang membutuhkan waktu sejenak untuk beristirahat. Selain itu, pengurus mesjid juga menyediakan makanan dan minuman takjil bagi para pemudik yang berbuka puasa saat melintas di mesjid tersebut. Pada kesempatan tersebut, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, bersama Kepala Kemenag Karawang H. Sopian, meninjau langsung fasilitas di Mesjid An-Nur yang dijadikan posko mudik. Mereka mengecek berbagai fasilitas yang disediakan, mulai dari tempat salat, toilet, tempat wudhu, hingga tempat peristirahatan yang disiapkan untuk kenyamanan para pemudik.
Arsad Hidayat menyampaikan bahwa mesjid-mesjid yang dijadikan posko mudik ini sesuai dengan arahan Menteri Agama agar Kemenag berpartisipasi dalam memberikan kenyamanan bagi para pemudik dalam perjalanan mereka. Melalui surat edaran dari Menteri Agama, mesjid-mesjid di sepanjang jalur mudik diarahkan untuk dijadikan tempat persinggahan dan istirahat bagi para pemudik.
“Salah satu tempat yang sangat ideal untuk istirahat adalah mesjid-mesjid di sepanjang jalur mudik. Pemudik yang merasa lelah atau ingin beristirahat sejenak, dapat memanfaatkan fasilitas yang ada di mesjid untuk beristirahat dengan nyaman,” ujar Arsad Hidayat, Jumat, 28/3/2025.
Seorang pemudik asal Bogor yang sedang dalam perjalanan menuju Majalengka mengungkapkan, “Saya biasanya beristirahat di mesjid ini saat melintas. Fasilitasnya cukup menyenangkan, dan saya merasa lebih nyaman untuk beristirahat sejenak di sini.” Selain Mesjid An-Nur, di Karawang sendiri terdapat 94 mesjid yang telah dijadikan posko untuk para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat. Keberadaan posko-posko mesjid ini diharapkan dapat membantu mengurangi kelelahan pemudik dan memberikan kenyamanan selama perjalanan mereka.
Menurut Kepala Kemenag Karawang, H. Sopian, posko-posko ini tidak hanya menyediakan fasilitas fisik, tetapi juga memberikan rasa aman dan ketenangan bagi para pemudik. “Dengan adanya posko mesjid ini, kami berharap para pemudik dapat merasa lebih nyaman dan aman, sehingga perjalanan mereka menjadi lebih lancar,” katanya.
Kehadiran posko mesjid ramah ini menjadi salah satu bentuk perhatian Kemenag terhadap kenyamanan dan keselamatan para pemudik selama musim Lebaran. Kemenag berharap para pemudik dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan dengan baik, sehingga perjalanan mereka menjadi lebih nyaman dan aman. “Selain menjadi tempat istirahat, mesjid juga menjadi tempat yang mendukung pemudik untuk beribadah, berdoa, atau sekadar menghabiskan waktu untuk istirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” tambah Arsad Hidayat.
Kementerian Agama akan terus memantau dan memastikan posko-posko mesjid ini berjalan dengan baik, serta memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang melintas di jalur mudik Lebaran 1446 Hijriyah. (Red)
The post Kemenag Siapkan 6000 Posko Mesjid Ramah di Jalur Mudik Lebaran 1446 Hijriyah first appeared on aswajanews.