BANDUNG (Aswajanews) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, menegaskan pentingnya menjalin silaturahmi antara Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih aktif dengan para purnabakti Kementerian Agama.
Hal tersebut disampaikan Dudu Rohman dalam kegiatan Riung Mumpulung, agenda rutin yang diselenggarakan setiap peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama.
Kegiatan ini mempertemukan ASN aktif dengan para purnabakti, dan digelar usai upacara peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama, di Aula Kanwil Kemenag Jawa Barat, Jalan Jenderal Sudirman No. 644, Kota Bandung, Sabtu (3/1/2025).
Menurut Dudu, silaturahmi melalui wadah Persaudaraan Pensiunan Kementerian Agama (PPKA) memiliki makna yang lebih dari sekadar menjaga keakraban. Ia menilai para purnabakti merupakan sosok sahabat sekaligus guru yang dapat memberikan nasihat dan masukan berharga bagi ASN aktif.
“Silaturahmi melalui wadah PPKA ini bukan hanya soal keakraban dan persaudaraan. Lebih dari itu, para purnabakti adalah sahabat yang akan mengingatkan jika ada kekeliruan dan memberikan nasihat. Kami sangat terbuka dan berharap masukan tersebut menjadi kekuatan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Dudu.
Dalam kegiatan tersebut hadir dua mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, yakni K.H. Muhaemin Luthfi (Kakanwil periode 2006–2011) dan K.H. Saeroji (Kakanwil periode 2011–2014).
Dudu mengaku merasa bahagia dapat kembali bertemu dengan para tokoh yang pernah menjadi guru dan pembimbingnya hingga mengantarkannya pada posisi saat ini.
Dudu mengenang, pada masa kepemimpinan K.H. Muhaemin Luthfi ia diangkat sebagai Penyelenggara Zakat dan Wakaf, sementara pada era K.H. Saeroji ia dipercaya menjadi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah.
Turut hadir Ketua PPKA, H. Taqdimullah, yang juga merupakan mantan Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Bandung. Dudu menyampaikan bahwa semasa mengikuti pelatihan, Taqdimullah merupakan salah satu pemateri yang memberikan kontribusi penting dalam perjalanan kariernya.
Dalam kesempatan yang sama, Taqdimullah memaparkan sejumlah program PPKA sebagai wadah resmi para pensiunan Kementerian Agama untuk tetap aktif dan produktif, di antaranya kegiatan senam, tadabur alam, serta aktivitas sosial lainnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jabar H. M. Ali Abdul Latief, para Kepala Bidang, serta para Pembimas di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Barat.
(Kontributor: Tri Budiono)