INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan ditunjukkan Kuwu (Kepala Desa) Karangampel Lor, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Sunedi. Ia rela merogoh kocek pribadi untuk menyewa armada dan membayar tenaga kerja guna mengangkut tumpukan sampah yang meluap di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Jalan Lingkar Pasar Karangampel, Sabtu (30/5/2026).
Langkah cepat tersebut dilakukan karena kondisi TPS yang sudah penuh dinilai mengganggu aktivitas pengguna jalan dan warga sekitar. Selain menimbulkan pemandangan kurang sedap, tumpukan sampah juga berpotensi menimbulkan bau tidak sedap serta menjadi sumber penyakit.
“Saya tidak tega melihat kondisi TPS seperti ini setiap hari. Demi kenyamanan warga, saya menggunakan dana pribadi terlebih dahulu untuk mengangkut sampah. Ini bentuk kepedulian saya sebagai kepala desa,” ujar Sunedi saat meninjau lokasi.
Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan petugas, sebagian besar sampah yang menumpuk di TPS Jalan Lingkar Pasar berasal dari luar wilayah Desa Karangampel Lor. Banyak warga maupun pedagang dari desa sekitar memanfaatkan TPS tersebut karena lokasinya berada di jalur strategis pinggir jalan lingkar.
“Mayoritas sampah berasal dari desa lain yang dibuang ke sini. Akibatnya TPS cepat penuh dan meluap. Saya berharap Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu dapat lebih rutin dan tepat waktu dalam melakukan pengangkutan sampah di lokasi ini,” tegasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Desa Karangampel Lor akan menerapkan langkah penertiban dengan memberikan sanksi kepada warga luar desa yang kedapatan membuang sampah di TPS tersebut.
“Kami akan menerapkan sanksi berupa kewajiban membayar retribusi bagi warga luar desa yang membuang sampah di TPS Jalan Lingkar Pasar. Tujuannya agar ada efek jera dan masyarakat lebih tertib. TPS ini diprioritaskan untuk warga Karangampel Lor,” jelas Sunedi.
Selain itu, ia juga mengimbau warga Karangampel Lor agar disiplin membuang sampah sesuai jadwal serta mulai melakukan pemilahan sampah dari rumah. Pemerintah desa berencana menambah fasilitas tempat sampah dan memasang CCTV di sejumlah titik rawan pembuangan liar.
Pemerintah Desa Karangampel Lor berharap Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu segera menindaklanjuti permohonan penambahan jadwal pengangkutan sampah agar persoalan penumpukan di TPS Jalan Lingkar Pasar tidak terus berulang.
(Herman/Tongol)