BREBES (Aswajanews.id) – Sebanyak 101 penerima manfaat yang terdiri dari 50 anak yatim, yatim piatu serta 51 lansia menerima santunan berupa uang tunai dan paket sembako dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Jam’iyyah Khoerunisa bersama Badan Otonom Masjid Jami Baiturrohim Jagalempeni Selatan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, pada Ahad (21/6/2026) atau 6 Muharam 1448 H di Aula Masjid Jami Baiturrohim.
Kegiatan santunan yang rutin digelar setiap bulan Muharam ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat di lingkungan Masjid Jami Baiturrohim dalam penggalangan dana. Dari hasil donasi para dermawan yang dihimpun panitia, terkumpul dana sebesar Rp40.050.000.
Sekretaris Panitia Santunan, Khulatun Nasikha, menyampaikan bahwa dana tersebut merupakan hasil partisipasi masyarakat yang dengan sukarela memberikan bantuan untuk mendukung kegiatan sosial tahunan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Akhmad Sururi selaku warga jamaah Masjid Jami Baiturrohim memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang mayoritas terdiri dari kaum perempuan. Menurutnya, semangat dan kerja keras panitia dalam menggalang dana patut mendapat penghargaan.
“Panitia yang mayoritas perempuan telah menunjukkan semangat luar biasa sehingga mampu menghimpun dana santunan dalam jumlah yang cukup besar. Ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat membanggakan,” ujarnya.
Di hadapan jamaah, Sururi juga mengingatkan pentingnya budaya berinfak dan bersedekah sebagai bagian dari ajaran Islam. Menurutnya, sedekah tidak hanya membawa keberkahan rezeki, tetapi juga menjadi sarana membantu sesama yang membutuhkan.
“Ibadah sosial yang kita laksanakan secara rutin setiap Muharam merupakan bagian dari perintah agama. Apa yang kita berikan kepada anak-anak yatim dan para lansia sangat bermanfaat bagi kehidupan mereka. Insya Allah, mereka juga akan mendoakan para dermawan yang telah bersedekah hari ini,” kata Sururi.
Selain menekankan pentingnya ibadah sosial, ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan ibadah ritual, khususnya salat lima waktu dan salat berjamaah di masjid.
Kegiatan santunan Muharam tersebut turut diisi dengan pengajian umum yang menghadirkan KH Hasan Bisri dan KH Soleh Solikhun. Keduanya menyampaikan tausiyah keagamaan setelah prosesi penyaluran santunan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat H. Akhmad Junaidi serta Ketua Badan Otonom Masjid Jami Baiturrohim Jagalempeni Selatan, Ustadz Suharto, yang juga ikut menyerahkan santunan kepada para penerima manfaat.
(Red/Nas)