JAKARTA (Aswajanews) – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi masih melakukan pencarian terhadap seorang jemaah haji Indonesia bernama Muhammad Firdaus Akhlan (72) yang dilaporkan hilang di Makkah.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, mengatakan pihaknya menerima laporan kehilangan melalui kanal Kawal Haji pada 16 Mei 2026.
“Jemaah kita yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian di Kota Makkah, Arab Saudi. Jemaah tersebut atas nama Bapak Muhammad Firdaus Akhlan yang tergabung dalam kloter JKG-27 rombongan satu dari KBIH Imam Bonjol,” ujar Ichsan dalam video yang diunggah di akun Instagram Kementerian Haji dan Umrah, Kamis (21/5).

Menurut Ichsan, berdasarkan laporan terakhir, Firdaus keluar dari hotel sendirian tanpa membawa kartu identitas.
“Dari CCTV hotel pada pukul 09.04 waktu Arab Saudi, yang bersangkutan keluar dari hotel sendirian tanpa membawa pengenal apa pun kecuali gelang haji, mengenakan pakaian putih dan sarung hitam,” katanya.
Saat itu, lanjut Ichsan, suasana hotel relatif sepi karena sebagian besar jemaah tengah bersiap melaksanakan salat Jumat.
Firdaus diketahui tidak kembali sejak Jumat (15/5), lalu dilaporkan hilang sehari setelahnya melalui kanal Kawal Haji.
PPIH Arab Saudi kemudian membentuk sejumlah tim pencarian. Tim pertama menyisir hotel-hotel serta area sekitar Masjidil Haram, sementara tim kedua bergerak di jalan-jalan dan titik keramaian untuk mencari informasi keberadaan jemaah tersebut. Tim Linjam dari Madinah juga turut dikerahkan membantu pencarian.
Selain itu, pencarian dilakukan hingga ke sejumlah rumah sakit di Makkah maupun luar kota. Pihak PPIH juga telah berkoordinasi dengan kepolisian Arab Saudi dan membuat laporan resmi terkait hilangnya jemaah asal Indonesia tersebut.
“Kami juga memberikan pendampingan penuh kepada istri beliau selama proses pencarian berlangsung,” ujar Ichsan.
Ia mengimbau para jemaah Indonesia di Tanah Suci yang mengetahui informasi terkait keberadaan Muhammad Firdaus Akhlan agar segera melapor kepada petugas haji terdekat.
Ichsan juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, termasuk foto maupun narasi spekulatif yang dapat menimbulkan keresahan.
“Mari kita menjaga suasana tetap tenang dan memberikan ruang agar proses pencarian berjalan efektif tanpa menambah beban ataupun kekhawatiran keluarga,” katanya.
Pihak Kementerian Haji dan Umrah turut mengajak masyarakat Indonesia untuk mendoakan agar Muhammad Firdaus Akhlan segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat. (Sumber: CNN Indonesia)