KARAWANG (Aswaja News) – Upaya mengurai kepadatan arus mudik di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek 1) terus dilakukan. Mulai hari ini, kepolisian bersama instansi terkait resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan membuka akses alternatif melalui jalur Japek 2.
Kebijakan ini memungkinkan kendaraan dari arah Tol Cipularang yang masuk melalui Sadang dialihkan menuju Japek 2, kemudian keluar di Tol Setu–Burangkeng, Kabupaten Bekasi.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menyampaikan bahwa pengalihan arus tersebut berlaku setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB selama periode mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.
“Pengalihan arus ini kami lakukan untuk mengurangi beban kendaraan di ruas utama Tol Japek 1. Dengan dibukanya jalur ini, diharapkan perjalanan pemudik menjadi lebih lancar dan nyaman,” ujarnya.
Menariknya, jalur alternatif Japek 2 ini untuk sementara masih digratiskan bagi para pemudik sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
Meski demikian, pengguna jalan tetap diimbau untuk berhati-hati. Pasalnya, kondisi jalan yang dilintasi masih tergolong baru sehingga memerlukan kewaspadaan ekstra.
“Kami mengingatkan kepada para pemudik agar tetap waspada, menjaga kecepatan kendaraan, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan,” tambahnya.
Polres Karawang bersama stakeholder terkait akan terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas guna memastikan arus mudik berjalan aman, tertib, dan lancar.
(Ahmad Z)