KARAWANG (Aswajanews) – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya toleransi dan kebersamaan dalam momentum Hari Raya Nyepi yang bertepatan dengan penghujung bulan suci Ramadan.
Menurutnya, pertemuan dua momentum keagamaan ini menjadi simbol nyata harmonisasi kehidupan masyarakat di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang hidup dalam keberagaman.
Di satu sisi, umat Muslim tengah menuntaskan ibadah puasa dengan penuh kekhusyukan. Di sisi lain, umat Hindu merayakan Nyepi dalam keheningan dan perenungan diri. Kondisi ini, kata Aep, mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menyikapi perbedaan.
“Perbedaan bukan menjadi penghalang, justru menjadi kekuatan untuk saling memahami dan menghargai,” ujarnya.
Aep menilai, baik Nyepi maupun Ramadan sama-sama mengajarkan nilai introspeksi, pengendalian diri, serta membangun hubungan yang lebih baik dengan sesama. Oleh karena itu, semangat toleransi harus terus dijaga, tidak hanya saat momentum perayaan keagamaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pesannya, ia menekankan tiga hal penting. Pertama, masyarakat diharapkan saling menghormati antarumat beragama, termasuk memberikan ruang yang khidmat bagi umat Hindu dalam menjalankan Catur Brata Penyepian. Kedua, umat Muslim diminta tetap menjaga kekhusyukan ibadah Ramadan dengan tetap menghormati perayaan agama lain. Ketiga, keberagaman harus dijadikan kekuatan untuk membangun Karawang secara bersama-sama.
Aep juga mengingatkan bahwa toleransi bukan sekadar slogan, melainkan fondasi utama dalam menjaga ketertiban, kedamaian, dan pembangunan daerah. Dalam masyarakat yang majemuk seperti Karawang, sikap saling menghormati menjadi kunci utama menjaga keharmonisan sosial.
Momentum bertemunya Nyepi dan Ramadan ini, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa persatuan tidak lahir dari keseragaman, tetapi dari kemampuan untuk hidup berdampingan dalam perbedaan.
Menutup pesannya, Aep menyampaikan ucapan selamat kepada umat yang merayakan.
“Selamat Hari Nyepi bagi yang merayakan, dan selamat menjalankan ibadah di akhir Ramadan. Semoga kedamaian senantiasa menyertai kita semua,” tutupnya.
(Red/AZ)