BANDUNG (Aswajanews.id) – Perhimpunan Corong Jabar Suara Perjuangan menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama di Rumah Makan Saoeng Pabrik, Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat komunikasi lintas tokoh dari berbagai latar belakang di Jawa Barat yang tergabung dalam forum Corong Jabar.
Corong Jabar diketahui menghimpun berbagai kalangan, mulai dari politisi, akademisi, tokoh masyarakat, budayawan hingga pimpinan partai politik di Jawa Barat, bahkan melibatkan sejumlah tokoh nasional.
Ketua Presidium Corong Jabar, Yusup Sumpena, SH, S.PM., yang akrab disapa Kang Iyus, mengatakan forum tersebut dibentuk sebagai wadah silaturahmi sekaligus ruang diskusi bagi berbagai elemen masyarakat di Jawa Barat.
“Corong Jabar ini bukan ormas dan bukan LSM, melainkan perhimpunan yang berisi politisi, akademisi, tokoh masyarakat, budayawan hingga pimpinan partai politik untuk bersama memikirkan kemajuan Jawa Barat,” ujarnya.
Menurutnya, perbedaan latar belakang politik tidak menjadi penghalang bagi para anggota untuk bersama memberikan gagasan dan pemikiran bagi kemajuan daerah serta menjaga stabilitas sosial masyarakat.
“Kita boleh berbeda warna partai, tetapi tujuan kita sama, yakni menjaga Jawa Barat tetap aman, rukun, dan maju serta memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan pemerintah,” katanya.
Ia menjelaskan, saat ini Corong Jabar memiliki sekitar 161 anggota yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat, mulai dari Pangandaran, Banjar, Ciamis, Kuningan hingga wilayah Bandung Raya.
Dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut, sekitar 40 anggota hadir secara langsung, sementara sebagian lainnya tidak dapat hadir karena jarak yang jauh maupun kesibukan masing-masing.
“Anggota kita ada 161 orang dan yang hadir sekitar 40 orang. Kami tetap bersyukur karena silaturahmi di antara anggota dapat terus terjaga,” jelas Kang Iyus.

Sementara itu, Dewan Pengawas Corong Jabar Agung Suryamal Sutisno menilai kegiatan buka puasa bersama tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan para anggota di bulan Ramadan.
“Buka puasa bersama ini menjadi sarana mempererat silaturahmi di antara anggota yang berasal dari berbagai latar belakang, namun memiliki kepedulian yang sama terhadap kemajuan Jawa Barat,” ujarnya.
Ia juga menilai sikap kritis tetap diperlukan dalam kehidupan demokrasi, namun harus disampaikan secara selektif, proporsional, dan bijak agar tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
“Kritik tentu penting dalam demokrasi, tetapi harus tetap selektif dan disampaikan secara bijak agar tidak menimbulkan perpecahan serta tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Presidium Corong Jabar, Drs. H. Cucu Sutara, M.M., mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus membangun pemikiran positif bagi Jawa Barat.
“Acara ini untuk kita, oleh kita, dan kembali untuk kita. Kita bersilaturahmi sambil berdiskusi mengenai langkah-langkah strategis bagi kemajuan Jawa Barat ke depan,” ujarnya.
Ia juga menyinggung kondisi global yang menurutnya turut memengaruhi situasi ekonomi nasional, sehingga diperlukan sikap bijak serta kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.
“Bangsa kita menghadapi tantangan ekonomi yang tidak mudah, termasuk dampak konflik internasional. Karena itu kita harus menyikapinya dengan bijak dan tetap menjaga persatuan,” katanya.
Menurutnya, melalui forum Corong Jabar para tokoh di Jawa Barat diharapkan dapat memperkuat konsolidasi sekaligus membangun pemikiran positif bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.
“Seperti yang sering disampaikan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, Jawa Barat harus menjadi daerah yang lebih istimewa dengan tetap menjunjung nilai kebersamaan dan kearifan lokal,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Kang Iyus juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada masyarakat Jawa Barat serta berharap momentum Ramadan semakin memperkuat persaudaraan dan kebersamaan.
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Semoga kita semua kembali ke fitrah, saling memaafkan, dan terus menjaga persatuan demi kemajuan serta kedamaian Jawa Barat,” pungkasnya.
(Uus/Red)