BREBES (Aswajanews.id) – Pondok Pesantren Al Hasaniyyah Kedawon, Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes kembali menggelar istighotsah rutin Malam Jumat Manis yang dihadiri para santri, jamaah, dan masyarakat sekitar, Kamis malam (12/02/2026). Kegiatan ini menjadi momentum spiritual untuk memperkuat doa dan harapan menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Dalam mauidzah hasanahnya, Dr. KH. Nuridin Syamsudin, S.H., M.Pd. menyampaikan bahwa kebersamaan dalam majelis istighotsah merupakan bagian dari ikhtiar menjemput rahmat dan keberkahan Allah SWT.
“Dengan duduknya kita di majelis istighotsah Jumat Manis ini, mudah-mudahan Allah SWT memberikan kucuran rahmat, keberkahan, ampunan, inayah, dan hidayah kepada kita semua,” tuturnya.
Ia menegaskan, umat Islam dalam waktu dekat akan memasuki bulan Ramadan, bulan yang sangat mulia dan penuh keistimewaan. Menurutnya, Ramadan merupakan “program” langsung dari Allah SWT untuk membentuk manusia menjadi insan kamil, yakni manusia paripurna.
“Allah SWT menurunkan pedoman hidup bagi umat Islam. Bahkan Rasulullah SAW bersabda, ‘Man fariha bidukhuli Ramadhan harramallahu jasadahu ‘alan nar’ — barang siapa yang merasa bahagia dengan datangnya bulan Ramadan, maka Allah mengharamkan jasadnya dari api neraka,” ungkapnya.

Abah Kiai Nuridin juga mengajak jamaah melakukan refleksi diri menjelang Ramadan. Ia mengingatkan bahwa manusia pada hakikatnya dilahirkan dalam keadaan suci dan bersih, namun perjalanan hidup kerap menjauhkan dari nilai-nilai kesucian tersebut.
“Melalui puasa Ramadan, manusia diarahkan untuk kembali kepada fitrah, kembali menjadi baik, dan menjadi insan kamil sejati,” jelasnya.
Selain sebagai bulan diwajibkannya puasa, Ramadan juga menjadi momentum turunnya Al-Qur’an yang membawa perubahan besar dalam peradaban manusia menuju kebaikan. Di dalamnya terdapat malam yang sangat mustajabah dan dinantikan umat Islam, yakni Lailatul Qadar.
Acara istighotsah ditutup dengan doa khotmil Qur’an serta harapan agar seluruh jamaah diberi umur panjang untuk dapat bertemu Ramadan dan meraih Idul Fitri dalam keadaan kembali suci.
“Semoga Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita semua untuk sampai pada bulan Ramadan, bulan yang penuh kemuliaan, dan menutupnya dengan kemenangan sejati,” pungkasnya.
(Pewarta: A’isy Hanif Firdaus)