Beranda Sindikasi Turnamen Bulutangkis eMTe CUP Open 2026 Rampung di Ciwidey, Libatkan 200 Peserta...

Turnamen Bulutangkis eMTe CUP Open 2026 Rampung di Ciwidey, Libatkan 200 Peserta dan Dapat Dukungan TNI

BANDUNG (Aswajanews.id) – Turnamen bulutangkis eMTe CUP Open 2026 resmi berakhir di GOR eMTe Sport, Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Minggu (8/2/2026) malam. Ajang yang berlangsung hampir satu bulan ini diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai daerah dan mendapat dukungan luas dari masyarakat serta unsur TNI.

Turnamen yang digelar sejak 12 Januari hingga 8 Februari 2026 tersebut mempertandingkan sejumlah kategori, di antaranya Ganda Putra, Ganda Putri, Ganda Campuran, termasuk kategori khusus emak-emak. Peserta datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung hingga luar daerah.

Sejak hari pertama, pertandingan berlangsung meriah dengan dukungan penonton yang konsisten memadati arena. Atmosfer kompetisi berjalan sportif, tertib, dan kondusif, sehingga seluruh rangkaian pertandingan dapat terlaksana sesuai jadwal.

Turnamen ini juga mendapat perhatian dari unsur TNI. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, menyampaikan apresiasi melalui pesan singkat kepada Presiden Direktur eMTe Highland Resort, H. eMTe. Ia menilai turnamen tersebut mampu membangun karakter generasi yang realistis, agresif, beradab, serta memiliki arah dan tujuan yang jelas melalui olahraga.

DE18238F C0CB 4ECC 8751 2AE85AE5A0BB
Dukungan TNI untuk eMTe CUP 2026

Dukungan nyata ditunjukkan dengan kehadiran Dandim 0624/Kabupaten Bandung, Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int., bersama para Danramil se-Kabupaten Bandung pada laga final. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga di tingkat masyarakat.

“Olahraga membuat tubuh sehat. Tubuh yang sehat membantu seseorang berpikir jernih. Dari pikiran yang jernih akan lahir tujuan dan harapan masa depan yang baik bagi generasi muda,” ujar Letkol Kav Samto Betah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas dan persatuan dalam setiap kompetisi.

Presiden Direktur eMTe Highland Resort, H. eMTe, menjelaskan bahwa turnamen ini murni bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga. Seluruh pembiayaan kegiatan ditanggung penyelenggara tanpa melibatkan sponsor komersial.

“Ini bukan untuk mencari keuntungan. Biaya pendaftaran peserta tidak mungkin menutup seluruh kebutuhan kegiatan, sehingga seluruh pembiayaan kami tanggung sendiri,” tegasnya.

Pada partai final yang digelar sejak pukul 13.00 WIB, para juara menerima piala dan uang pembinaan. Untuk kelas C, juara pertama memperoleh Rp5 juta dan juara kedua Rp3,5 juta. Sementara kelas D, juara pertama mendapat Rp3 jutadan juara kedua Rp2,5 juta. Total uang pembinaan yang disalurkan mencapai Rp35 juta.

Ketua Panitia eMTe CUP 2026, Yogi Negara, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menyebut peserta berasal dari berbagai daerah seperti Soreang, Banjaran, Cibiru, Cidaun, Pasirjambu, hingga luar kota.

“Turnamen ini bukan hanya kompetisi, tapi juga ajang silaturahmi dan kebersamaan melalui olahraga bulutangkis,” ujarnya.

Dari sisi peserta, turnamen ini meninggalkan kesan positif. Hj. Nining Kartini, pemain ganda campuran, berharap eMTe CUP dapat terus digelar setiap tahun. Sementara Yulianti, atlet asal Pasirjambu yang meraih juara pertama, menilai ajang ini mampu mempererat persahabatan antarkecamatan.

Menutup rangkaian kegiatan, Kepala Desa Ciwidey, H. Yusuf Darmaji, mengapresiasi pemrakarsa dan panitia atas suksesnya penyelenggaraan turnamen.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung eMTe CUP 2026. Kegiatan olahraga masyarakat seperti ini perlu terus ditingkatkan kualitasnya karena membawa manfaat besar dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.

(Reporter: Uus)