BANDUNG (Aswajanews.id) – Hujan yang terus mengguyur wilayah Bandung setiap hari kembali memicu luapan Sungai Citarum. Sejumlah kawasan di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, kembali terendam banjir cukup parah pada Kamis (4/11/2021).
Di Kampung Jambatan, Kelurahan Andir, ketinggian air dilaporkan mencapai 150 sentimeter, merendam jalan utama serta permukiman warga. Aktivitas masyarakat tersendat, sementara sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat maupun pos sementara yang disiapkan relawan.
Warga mengaku, banjir kali ini menjadi salah satu yang tertinggi sepanjang tahun tersebut. Selain dipicu curah hujan yang meningkat, sedimentasi Sungai Citarum dan buruknya sistem drainase di kawasan langganan banjir itu turut memperparah kondisi.
Genangan tinggi kembali menghentak wilayah Kampung Jambatan RT 02 RW 09 setelah hampir empat tahun tidak terjadi banjir besar. Masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan ancaman luapan air kembali merasakan dampaknya, baik secara fisik maupun ekonomi.
Meski warga Baleendah telah terbiasa menghadapi banjir musiman, kejadian yang muncul kembali setelah tiga hingga empat tahun tetap memberikan pukulan, terutama bagi pekerja harian yang kehilangan kesempatan bekerja. (Red)