BANDUNG (Aswajanews.id) – Sebanyak 190 siswa kelas IX MTs Negeri 2 Bandung resmi dilepas dalam acara pelepasan yang berlangsung di halaman madrasah, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan para siswa di tingkat madrasah tsanawiyah sebelum melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sejak pagi, halaman sekolah dipadati siswa, orang tua, guru, dan tamu undangan.
Acara semakin khidmat dengan kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung, H. Ramlan Rustandi, yang turut menyaksikan prosesi pelepasan bersama jajaran pejabat dan tokoh pendidikan lainnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, suasana haru menyelimuti acara saat madrasah memberikan penghormatan kepada seorang guru yang memasuki masa purna tugas.
Penyerahan tanda kasih dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertahun-tahun di MTs Negeri 2 Bandung.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis siswa dari pihak madrasah kepada orang tua melalui Komite Sekolah. Momen ini menjadi simbol berakhirnya tanggung jawab pendidikan di tingkat MTs sekaligus awal perjalanan baru bagi para lulusan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung, H. Ramlan Rustandi, mengapresiasi kinerja Kepala MTs Negeri 2 Bandung beserta seluruh jajaran dan Komite Madrasah. Ia menilai meningkatnya kepercayaan masyarakat yang ditandai dengan melonjaknya jumlah pendaftar pada tahun ajaran ini merupakan bukti keberhasilan madrasah dalam membangun kualitas pendidikan, pelayanan, serta hubungan yang baik dengan masyarakat.
“Ini menunjukkan bahwa MTs Negeri 2 Bandung semakin dipercaya dan menjadi pilihan masyarakat untuk pendidikan putra-putrinya,” ujarnya.

Kepala MTs Negeri 2 Bandung, H. Agus Sudianto, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas capaian para siswa. Ia mengungkapkan bahwa seluruh siswa kelas IX tahun pelajaran 2025/2026 dinyatakan lulus.
“Alhamdulillah, tahun ini tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Kami berharap para siswa dapat melanjutkan pendidikan dengan baik dan terus menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama belajar di madrasah,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga ibadah, khususnya salat.
“Jangan sampai meninggalkan salat, karena yang pertama kali akan ditanya adalah salat,” pesan Agus di hadapan para siswa.
Usai menyelesaikan pendidikan di MTs Negeri 2 Bandung, para lulusan melanjutkan pendidikan ke berbagai jalur. Sebagian diterima di SMA Maung (Manusia Unggul), sementara lainnya melanjutkan ke SMA, SMK, Madrasah Aliyah, hingga pondok pesantren di berbagai daerah. Madrasah mencatat sekitar 90 persen lulusan telah melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Di sisi lain, MTs Negeri 2 Bandung juga mencatat peningkatan jumlah peserta didik baru pada tahun pelajaran mendatang. Hingga saat ini, jumlah calon siswa baru telah mencapai sekitar 225 orang dan masih berpotensi bertambah.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, H. Nunung Nurjamil, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa peningkatan tersebut merupakan hasil dari upaya membangun komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai sekolah dasar di sekitar wilayah Bandung.
“Kami melakukan kunjungan dan silaturahmi ke sekitar 15 SDN, MI, dan sekolah dasar lainnya. Alhamdulillah, kepercayaan masyarakat terhadap MTs Negeri 2 Bandung terus meningkat dari tahun ke tahun,” ungkapnya.
Dengan capaian kelulusan 100 persen dan meningkatnya minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di MTs Negeri 2 Bandung, madrasah ini optimistis terus menjadi salah satu lembaga pendidikan pilihan di Kabupaten Bandung. (Uus/Nas)